Artikel

KURMA

Kita semua di Indonesia mengenal kurma sebagai buah yang wajib ada di bulan Ramadhan dan Hari Raya Iedul Fitri dan juga sebagai buah tangan atau oleh oleh orang yang pulang Haji dan Umroh atau juga yang pulang dari tugas di Tanah Suci Mekah.

Selama ini kita tahu bahwa kurma yang kita makan diimpor dari negara negara di Timur Tengah seperti Irak, Mesir, Tunisia, Saudi Arabia, Iran.  Ternyata ada kurma yang diimpor dari California, Amerika Serikat seperti Medjool.  Bahkan akhir akhir ini ada info baru bahwa kurma sudah dibudi dayakan secara massal di Thailand, negara tropis tetangga kita. Bahkan mereka sudah membudi dayakan kurma lebih dari 10 tahun.

Di Indonesiapun sebenarnya sudah ada kurma yang tumbuh seperti di Mesjid Agung Al Barkah, Bekasi, pohon kurma jenis Ajwah (kurma Nabi) sudah berbuah. Tapi memang untuk pembudidayaan secara massal sebagai sebuah perkebunan belum ada yang memulai. Untuk itu PT. Kampoeng Kurma Jonggol sedang memulai pembudidayaan kurma dengan melibatkan masyarakat.

Kurma , (Arab: تمر‎, Tamr; nama latin Phoenix dactylifera) adalah tanaman palma (Arecaceae) dalam genus Phoenix, buahnya dapat dimakan. Walaupun tempat asalnya tidak diketahui karena telah sejak lama dibudidayakan, kemungkinan tanaman ini berasal dari tanah sekitar Teluk Persia. Pohonnya berukuran sedang dengan tinggi sekitar 15-25 m, tumbuh secara tunggal atau membentuk rumpun pada sejumlah batang dari sebuah sistem akar tunggal. Daunnya memiliki panjang 3-5 m, dengan duri pada tangkai daun, menyirip dan mempunyai sekitar 150 pucuk daun muda; daun mudanya berukuran dengan panjang 30 cm dan lebar 2 cm. Rentangan penuh mahkotanya berkisar dari 6-10 m. (sumber : https://id.wikipedia.org)

Kebun kurma ajwa

Sebagaimana kita ketahui, kurma merupakan oleh oleh khas orang yang berangkat haji dan umroh, selain air zamzam.  Selama ini kita juga menganggap bahwa kurma hanya ada di Timur Tengah, negara sekitar Jazirah Arab atau Teluk Persia.  Ternyata anggapan itu tidak 100% benar, karena kita juga mengimport kurma medjool dari California, AS.  Bahkan Australia, Thailanda dan Malaysia pun sudah mulai berbudi daya Kurma.

Khasiat kurma Ajwa (Sumber)

  1. Mencegah penuaan dini
  2. Menambah energy
  3. Mencegah stroke
  4. Anti hipertensi
  5.  Anti kanker
  6. Baik untuk kesehatan pencernaan
  7. Anti oksidan alami
  8. Menyehatkan jantung
  9. Anti rematik
  10. Mengobati demam berdarah
  11. Menyembuhkan penyakit BAB
  12. Menetralkan racun
  13. Menambah produksi sel darah merah
  14. Menyegarkan tubuh
  15. Anti inflamasi alami

Ilustrasi Investasi Kurma di Kampoeng Kurma Jonggol

Nilai Investasi Awal Rp 79.500.000 (tujuh puluh sembilan juta lima ratus  ribu rupiah) untuk lahan seluas 400m2. Bila per pohon kurma membutuhkan lahan 64m2, maka untuk 1 kav akan dapat ditanami 6 pohon kurma. Ketika membeli kaveling, sudah otomatis mendapat 5 pohon kurma yang dijamin pemeliharaannya hingga berbuah.  Maka untuk mendapatkan hasil maksimal, kita menambah 1 pohon kurma dengan nilai investasi Rp 5 juta per pohon atau total Rp 5 juta sehingga nilai investasi awal kita adalah Rp 84,5 juta.

Kita berhitung bahwa pada tahun ke 10, kurma baru berbuah dan menghasilkan 50 kg per pohon karena masih belajar berbuah selama 3 tahun, dan mulai tahun ke 4 menghasilkan 100 kg. Di Timur Tengah, 1 pohon bisa menghasilkan sampai dengan 80 kg. Di Thailand, negeri tropis seperti Indonesia, bisa menghasilkan 100- 300 kg per pohon sekali panen.  Silahkan download ilustrasi Investasinya disini.